Selasa, 13 November 2012

Ujian Nasional

Jadwal pelaksanaan Ujian Nasional (UN/unas) yang semakin dekat membuat hampir semua pihak yang terkait di bidang pendidikan menanti Kisi-Kisi Soal UN 2013 untuk di download. Karena Kisi-kisi Ujian Nasional ini memuat kompetensi dan indikator sebagai kemampuan spesifik yang akan diujikan pada UN semua jenjang pendidikan baik pada tingkat SD, SMP maupun SMA/SMK.

Sama halnya dengan negara-negara lain, dalam proses pendidikan di Indonesia juga selalu ada sistem ujian nasional sekolah yang sering disingkat UN/UAN/unas. Namun sistem ujian di negeri kita selalu berubah-ubah, setidaknya sejak Indonesia merdeka, tercatat 4 macam sistem ujian akhir untuk penentuan kelulusan sekolah. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan di Indonesia masih berproses dan belum memiliki sebuah sistem ujian yang terbangun dengan baik dan ideal.

4 Sistem Ujian Sekolah Yang pernah diterapkan adalah:
  1. Ujian Negara; 
  2. Ujian Sekolah (Evaluasi Belajar Tahap Akhir/EBTA)  
  3. Evaluasi Belajar Tahap Akhir Nasional (EBTANAS); dan 
  4. Ujian Nasional, yang masih berlaku hingga saat ini (2013)
Pada masa Sistem Ujian Sekolah/EBTA dan EBTANAS minimal kelulusan sekolah adalah 6. Namun walaupun nilai minimal kelulusan lebih tinggi dibanding sistem Ujian Nasional saat ini, semua sekolah dan madrasah pada masa tersebut cenderung meluluskan siswanya 100%, terlepas apakah mereka sudah/belum memiliki kompetensi minimal yang seharusnya mereka miliki, sesuai dengan jenis dan jenjang pendidikannya.  Hal ini dianggap sebagai suatu kelemahan pada sistem ujian pada masa tersebut.

Kelemahan lain yang sangat menyolok ketika berlaku sistem Ujian Sekolah (EBTA) dan EBTANAS adalah nilai rapot dan nilai dalam Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) pada sekolah/madrasah yang kurang baik pada umumnya justru lebih tinggi dibadingkan dengan sekolah/madrasah yang baik dan bermutu. Dengan demikian, nilai rapot dan nilai STTB dapat menyesatkan bila digunakan sebagai tolok ukur dalam proses seleksi dan penempatan oleh pengguna lulusan. Hal ini mengindikasikan kinerja dunia pendidikan kita pada saat tersebut tidak memiliki tolak ukur lagi, karena tidak ada suatu standar yang jelas dan sama secara nasional. 

Kisi-Kisi Soal UN

Lahirnya gagasan Ujian Nasional (UN/unas) seperti sekarang ini adalah untuk memperbaiki kelemahan mendasar pada sistem Ujian Sekolah (EBTA) dan EBTANAS. Ada hal yang menarik terkait dengan sosialisasi kisi kisi soal UN 2013.  Pada masa pelaksanaa sistem Ujian Negara hingga EBTANAS, sekalipun jadwal ujian sekolah sudah dekat, tidak ada siswa maupun guru-guru yang menanti kisi-kisi soal ujian untuk di download. Pada saat itu jangankan istilah download, internet saja belum kenal.

Pada masa sistem Ujian Negara diterapkan hingga awal tahun 1970an dan pada masa berlaku sistem ujian EBTANAS pada era 1980an, kisi-kisi soal tidak disebarluaskan secara terbuka seperti saat ini. Dari hasil kajian perbandingan tentang sistem ujian sekolah yang pernah berlaku, sistem Ujian Nasional, seperti juga Ujian Negara yang pernah berlaku adalah lebih baik dibandingkan dengan sistem Ujian Sekolah (EBTA), yang diberlakukan sepenuhnya pada era tahun 1970an dan EBTANAS (era tahun 1980an). Sistem Ujian Nasional / UN saat ini memiliki standar yang sama, sebagai tolok ukur kinerja dunia pendidikan yang berlaku untuk seluruh sekolah di berbagai wilayah tanah air.

Lalu mengapa kisi-kisi soal Ujian Nasional perlu disebarluaskan dan disosialisasikan? Kami akan membahas pada artikel berikutnya Nilai Kelulusan UN 2013, dan mengapa sosialisasi Kisi-kisi soal Ujian Nasional 2013 menjadi hal yang begitu penting.  

Baca Juga Artikel Terkait Download Gratis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar