Sabtu, 28 Juli 2012

UKG Online

Menurut saya Uji Kompetensi Guru (UKG) yang pada awalnya diselenggarakan Kemendikbud untuk melakukan uji kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional para guru akan berubah fungsi. Pada pelaksanaannya UKG bukan lagi menguji guru untuk dua kompetensi tersebut diatas, tetapi menguji kompetensi kemendikbud dalam pelaksanaan UKG Online.   

Hingga hari ini sampai besok tanggal 28 Juli 2012 (terakhir) adalah proses verifikasi tempat pelaksanaan/lokasi UKG Online. Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) melakukan klarifikasi tempat UKG dengan tujuan memastikan semua persyaratan terpenuhi untuk kelancaran pelaksanaan UKG. Persyaratan tempat/lokasi UKG online ini sebenarnya  bisa terpenuhi dengan mudah, jika ditinjau secara hardware/perangkat kerasnya. Berikut ini adalah persyaratan komputer di lokasi UKG Online

Memiliki 20 unit PC dan 1 server, yang terkoneksi dalam jaringan LAN dengan spesifikasi PC Client minimal sbb:  
  • Prosessor Intel Pentium 3 - 600Mhz, 
  • Memory, 512mb,  
  • Hard disk Free 5Gb,   
  • CDROM (Wajib ada untuk booting sistem UKG Online),  
  • Monitor 14, Keyboard,  
  • Mouse Standard.
Spesifikasi server UKG online :  
  • Prosessor Intel Pentium 4 - 2,4Ghz, 
  • Memory : 1 Gb,  
  • Hard disk Free 10 Gb,  
  • CDROM,  
  • Monitor 14 
  • Terkoneksi dengan jaringan internet minimal 256 kbps.
Ketika kita berbicara soal komputer, selalu ada 3 hal yang terlibat disini, yatu hardware, software dan brainware. Nampaknya ada beberapa hal yang terlupakan oleh pihak kemendikbud selaku penyelenggara 'hajatan nasional' UKG sitem online. Seperti yang saya sampaikan diatas secara hardware sebenarnya persyaratan UKG Online sangat mungkin untuk dapat dipenuhi. Demikian halnya secara software, sudah dirancang software UKG online yang 'ideal' secara teori. Berkenaan Brainware, ditetapkan persyaratan untuk lokasi UKG online agar memiliki sumber  daya manusia  yang  memahami Lokal Area Network (LAN) dan terbiasa bekerja dengan internet yang dapat akan ditugasi sebagai tim teknis sistem UKG online.

Tim teknisi ini bertanggung jawab untuk mempersiapkan laboratorium komputer sudah on di lokasi UKG, maksimal 30 menit sebelum jadwal pelaksanaan ujian. Menurut saya ini adalah tugas yang sangat berat. Uji teknis spesifikasi hardware dan software uji kompetensi guru Online bisa jadi sudah dilakukan. Persoalannya sudahkah itu dilakukan diluar 'laboratorium' dalam skala peserta yang lebih luas? Mungkin secara online setingkat kabubaten atau propinsi secara serempak? Pada kenyataannya para teknisi yang dilibatkan belum pernah 'merasakan' atau mencoba software UKG online. Apakah para teknisi yang tidak pernah memakai software tersebut bisa memastikan bahwa sistem yang di setting di tempat UKG online berjalan dengan baik? Tidak ada contoh, tidak ada versi uji coba atau simulasi dari software UKG online yang resmi dari Kemedndikbud. Perusahaan sebesar Microsoft saja perlu melakukan berbagai uji coba di berbagai macam komputer untuk merilis satu program baru. Itu pun dilakukan bukan dalam hitungan bulan. Tidak ada seorang teknisipun yang pernah saya kenal bisa menjamin bahwa settingannya normal jika dia sendiri tidak pernah menggunakannya.

Siapakah yang dapat menjamin bahwa Listrik dan internet akan normal secara nasional. Saya pikir direktur PLN pun tidak akan dapat menjaminnya. Bagaimana bila pada saat pelaksanaan UKG online terjadi masalah koneksi internet sehingga database peserta ujian tidak bisa disinkronisasi. Dengan 2 hingga 3 gelombang ujian siapakah yang dapat menjamin bahwa proses download soal ujian dan sinkronisasi database peserta UKG online berjalan lancar? Siapakah yang dapat menjamin bahwa komputer yang digunakan tidak akan bermasalah/rusak/hang? Siapakah yang dapat menjamin bahwa semua peserta dapat login dengan nomer peserta dan NUPTK miliknya? dan masih banyak hal yang mungkin terjadi. Adakah solusinya jika salah satu atau salah dua dari soal-soal diatas tersebut terjadi pada saat pelaksanaan UKG online

lohasi ukg online

Berbagai pembekalan administrasi UKG online tingkat LPMP dan pembekalan teknisi UKG tingkat kabupaten/kota memang dilakukan, tetapi persoalannya sebenarnya adalah peserta ukg online itu sendiri bukanlah pihak LPMP, atau para teknisi komputer tersebut. Inilah masalah yang paling mendasar. Pesertanya adalah para guru, merekalah 'brainware' nya, dengan berbagai latar belakang, usia, lokasi geografis dan kondisi yang berbeda yang tersebar diseluruh Indonesia. Merekalah yang akan menggunakan perangkat komputer untuk UKG online. Banyak guru yang lanjut usia yang tidak memahami komputer, sangat mungkin bahkan belum pernah menyentuh komputer. Bukan hanya istilah 'ujian' yang akan membuat resah, tetapi bisa jadi kata 'online' cukup membuat sebagian peserta stress sebelum soal ujian itu sendiri muncul.

Banyak hal yang terkait disini. Jika meninjau ulang waktu jadwal UKG online masing-masing gelombang 150 menit dan hanya tersedia 30 menit untuk bebagai hal yang harus dilakukan seperti:
  • absensi peserta
  • konfirmasi dan validasi data peserta
  • pengarahkan dan membantu peserta dalam menggunakan sistem ujian  online
  • memastikan bahwa soal yang diberikan sesuai
Saya yakin ada, mungkin bahkan banyak peserta tidak terbiasa menggunakan komputer. Dengan 30 menit membuat seseorang yang belum pernah menyentuh komputer 'harus' bisa menggunakan komputer untuk sebuah ujian dengan software baru yang teknisi komputernya sendiri belum pernah menggunkanannya secara online, dan dilaksanakan serempak secara nasional mungkinkah? 

Jadi bagi para peserta UKG online di beberapa lokasi UKG online tidak ada salahnya memantau jadwal UKG online ini. Sangat mungkin akan ada penundaan ataupun perubahan jadwal pelaksanaan UKG online. Saya disini hanya meninjau dari sisi yang dapat saya pahami sesuai ruang lingkup aktifitas saya sebagai penulis dan pemerhati software komputer. Dan juga tidaklah bermaksud menentang pelaksanaan UKG online, atau bahkan meramalkan suatu peristiwa yang belum terjadi. 
update 30 juli 2012 : soal Pelaksanaan UKG online hari I

Menurut pembaca sendiri apakah perangkat kemendikbud akan mampu melaksanakan Uji kompetensi ini? Nampaknya kemendikbud-lah yang akan di uji dalam pelaksanaan UKG online.



Baca Juga Artikel Terkait Download Gratis

2 komentar:

  1. kalo softwerenya tidak bisa di download di online sama halnya bohong booos ini proyek dadakan yng penuh rekayasa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Faktanya, dapat dikatakan software UKG online 2012 yang belum teruji, dengan dana 50 miliar UKG online berkesan 'dadakan', apalagi kemdikbud menyalahkan guru yang merubah data dan teknisi sebagai penyebab gagalnya UKG online, jadi sedih saya.

      Hapus